Waspadalah Dengan Bakteri Salmonella
Ditulis pada: February 18, 2019
“Waspadalah dengan
Bakteri Salmonella”.
Sobat sehat, mungkin anda pernah mendengar istilah
salmonella. “Itu makanan apa sih, dok?”.
Salmonella ini merupakan bakteri. Yaitu bakteri gram negatif
berbentuk seperti batang. Dan bakteri ini juga dapat menginfeksi pada tubuh
manusia, terutama pada di bagian saluran pencernaan. Bagaimana cara
penularannya?
Bakteri ini dapat menular dari makanan yang anda makan.
Seperti daging, kemudian telur.
Hayoo.., siapa disini yang sering makan dan suka telur
setengah matang? , Atau mungkin makanan-makanan seperti daging mentah, atau daging
yang setengah matang. Bisa jadi, makanan seperti telur atau daging tersebut
juga telah terkontaminasi bakteri salmonella.
Lalu, bakteri
salmonella ini dapat menyebabkan penyakit apa?
Bakteri salmonella ini dapat menyebabkan penyakit demam
thypoid. Dan banyak masyarakat kita atau masyarakat Indonesia yang menyamakan
demam thypoid dengan tipes. Sebenarnya, kedua penyakit ini disebabkan oleh
bakteri atau kuman yang berbeda. Jika demam thypoid dapat disebabkan oleh
bakteri salmonella, sedangkan pada tipes itu juga disebabkan oleh bakteri
rickettsia. Jadi, cara penularannya pun juga berbeda.
Jikalau seandainya
pada saat sekarang atau mendadak sekarang saya terinfeksi, bagaimana cara
mengetahui gejala pada demam thypoid?
Sebenarnya, gejala demam thypoid ini tidak terlalu khas. Dan
biasanya mirip dengan demam berdarah. Gejala yang pertama adalah panas tinggi
atau yang kita sebut dengan demam tinggi. Kemudian gejala yang lainnya, karena
terinfeksi, maka tubuh kita biasanya menjadi lemas, kemudian nafsu makan
hilang, susah makan, minum juga tidak mau, biasanya sampai jatuh ke dehidrasi,
kemudian jika parah bisa sampai pingsan.
Lalu, ada juga gejala lain yang sering kita sebut dengan
nama bradikardi relatif. Biasanya kenaikan pada suhu tubuh akan juga diikuti
dengan kenaikan denyut nadi. Namun pada penyakit ini agak aneh. Karena pada saat
suhu tubuh anda naik atau demam, namun denyut pada nadi anda tidak ikut naik.
Itulah sebabnya disebut dengan bradikardi relatif.
Kemudian pada bagian lidah. Ketika anda menjulurkan lidah,
biasanya lidah akan gemetar atau kita sebut dengan tremor. Dan di tengah lidah
tersebut terdapat lapisan putih. Jadi seperti jaket berwarna putih di tengah
lidah.
Lalu, terdapat gejala lain juga yang tidak khas. Badan sakit
semua, kemudian juga sakit kepala, sendi-sendi semuanya terasa sakit. Ini semua
biasanya terjadi pada mereka yang terinfeksi. Dan akibatnya, mood juga berubah,
nafsu makan menurun, seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya. Dan pada saat
anda atau keluarga anda mengalami seperti hal ini, sebaiknya segera anda pergi
ke Rumah Sakit untuk diperiksakan ke dokter untuk lebih dapat diperiksakan dan
penanganan lebih baik..
“Lalu jika saya
positif terkena infeksi bakteri salmonella dan juga saya terkena demam thypoid,
apa yang harus segera dilakukan, dok?”.
Yang perlu anda lakukan adalah anda menuruti nasehat yang
diberikan oleh dokter. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk
anda konsumsi. Dan jika diberi antibioitik untuk dikonsumsi, jangan main-main.
Misalkan hari ini minum, besoknya tidak minum, lalu lusa minum lagi. Maka pasti
bakteri tersebut akan sangat mudah meresisten terhadap antibiotik yang
diberikan.
Kemudian, biasanya dokter juga akan menyarankan anda untuk
mengurangi serat. Jadi, dengarkan kata dokter anda. Karena jika ketika kitta terinfeksi
oleh bakteri salmonella tersebut, maka usus kita akan lebih rentan. Jadi, perlu
diistirahatkan. Caranya bagaimana? Jangan
mengkonsumsi makanan tinggi serat. Jadi sayuran, kemudian buah-buahan yang
tinggi serat sebaiknya anda hindari dulu. Karena takutnya dapat memperparah
kondisi usus anda yang terinfeksi.
“Lalu, bagaimana sih cara untuk dapat mencegah supaya kita tidak mudah tertular
atau tidak terinfeksi bakteri salmonella tadi?”
Cara yang pertama adalah jaga kebersihan, terutama tangan
anda. Jadi sebelum makan, sebaiknya anda cuci tangan dahulu. Mencucinya jangan
cepat-cepat. Sebaiknya anda gunakan sabun dan gunakan air yang mengalir. Kemudian
yang kedua, hindari makanan-makanan yang mentah atau mungkin setengah matang.
Terkecuali bila anda paham dan tahu betul bahan makanan tersebut bebas
kontaminasi dari bakteri salmonella dan bakteri-bakteri lainnya. Saya tidak ingin anda makan makanan mentah
tersebut, kemudian pada keesokan harinya atau lusanya anda mengalami diare.
Langkah berikutnya yaitu adalah ketika anda telah selesai
makan, sisa makanan anda harus ditutup. Jangan biarkan makanan anda terbuka,
karena nanti bisa terkontaminasi. Mungkin melalui debu, atau dihinggapi lalat.
Mungkin anda tidak terkena bakteri salmonella. Tetapi, anda akan
mudah terkena bakteri yang lain.Itu sama saja karena dapat merusak sistem
pencernaan anda atau anda dapat keracunan makanan tersebut.
Langkah berikutnya, ini
dia tips yang terakhir yang dapat diperhatikan untuk para ibu-ibu atau untuk
anda semua yang masak sendiri di rumah.
Terutama ketika akan memasak daging dan masak sayur, sebelum
dimasak, bahan tersebut anda apakan terlebih dahulu? . Pastinya harus anda cuci
dulu, kemudian anda potong-potong. Saran dari saya berikut pada saat memotong
daging dan juga saat memotong sayur, gunakan dua talenan yang berbeda. Tahu
talenan ‘kan? Yaitu alas ketika anda memotong. Mengapa harus dibedakan? Karena
pada saat memasak daging, prosesnya itu lebih lama daripada anda memasak sayur.
Apalagi anda menggunakan talenan tersebut untuk memotong buah.
“Mengapa demikian, dok?” Karena buah tidak dimasak. Dan pada
sayur itupun jikalau akan dimasak hanya memakan waktu sebentar. Tidak seperti
jika kita memasak daging. Yang ditakutkan adalah kuman atau bakteri salmonella
apda daging tersebut akan mengkontaminasi sayuran dan buah-buahan anda. Jadi,
sebaiknya talenan tersebut dipisah. Jika perlu, siapkan pisau yang berbeda
juga.
Itu tadi adalah
penjelasan tentang bakteri salmonella. Mengapa saya mengangkat topik ini untuk
kita bahas? Karena di Amerika, negara maju itu banyak yang terkena penyakit
ini. Karena mereka hobi makan daging yang mungkin dimasak setengah matang. Raw
meat atau mungkin mentah.
Biasanya terutama bagi anda yang suka sekali makan sushi dan
sebagainya yang dimakan mentah, sebaiknya anda berhati-hati. Terkecuali andabenar
benar tahu betul bahwa bahan makanan tersebut tidak terkontaminasi dan juga higienis.
Berikut penjelasan
kami tentang “Waspadalah dengan Bakteri
Salmonella” Salam hebat luar biasa..!!
