5 Penyebab Kebotakan Atau Rambut Rontok
Ditulis pada: February 19, 2019
Perlu anda ketahui, rata-rata pada kepala kita itu memiliki
lebih dari 10 ribu kantung. Dimana pada setiap sisi kantung rambut mampu
memproduksi sekitar 20 helai rambut. Pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh sistem
hormon androgen, dimana testosterone dan dihydrotestosterone atau biasa kita
singkat dengan DHT itu termasuk di dalamnya. Biasanya dalam suatu peneliatan
seseorang bisa akan kehilangan sekitar 100 helai rambut setiap harinya. Jadi,
itu adalah hal yang wajar jika anda kehilangan 100 helai rambut setiap harinya.
Namun, rambut anda akan tumbuh kembali dalam waktu beberapa hari. Yang jadi
masalah adalah jika kehilangan rambut, tetapi tidak tumbuh kembali. Mari kita
bahas masalah ini.
Jadi, pada kasus kali ini yang berkaitan tentang rambut
rontok atau kasus kebotakan memang banyak terjadi pada kaum pria dibandingkan
kaum wanita. Tetapi bukan berarti hanya sedikit kaum wanita yang mengalami
kebotakan. Banyak juga wanita yang mengalami kasus seperti ini, terutama bagi
mereka yang sudah berusia di atas 40 tahun. Mereka yang sudah memasuki masa
menopause.
Disini ada 5 penyebab
yang menyebabkan rambut rontok. Mari kita bahas satu per satu :
-
Penyebab
yang pertama adalah karena perubahan hormon.
Yang dimaksud disini adalah hormon dihydrotestosterone. Jadi
dengan meningkatnya hormon ini, maka akan menyebabkan rambut semakin tipis.
Dimana rambut akan mudah rontok karena folikel rambut sensitif terhadap
peningkatan hormon, sehingga rambut mudah patah dan sulit untuk tumbuh. Kemudian
seiring berjalannya waktu, garis rambut akan berbentuk seperti huruf M di
bagian depan. Mungkin anda sering melihat orang-orang, terutama pria yang pada
bagian depan dahi mereka rambutnya berbentuk seperti huruf M. Jadi, ini adalah
ciri khas. Terdapat 2 cekungan pada pelipis mereka.
Kemudian, pada puncak kepala juga mengalami kerontokan. Jadi,
banyak yang mengalami kerontokan pada bagian tengah pada puncak kepala. Lama
kelamaan kerontokan ini akan semakin luas dan akhirnya botak.
Rontok pada wanita sedikit berbeda dengan kerontokan pada
pria. Jika pada pria terkumpul di satu daerah, sedangkan pada wanita,
kerontokannya tersebar rata. Jadi tidak akan terlihat pada daerah tertentu
mengalami kebotakan. Jadi, rontoknya tersebar rata.
- Penyebab yang kedua adalah kekurangan zat gizi.
Mereka yang kekurangan zat gizi tertentu. Berikut contohnya
disini yaitu adalah pada anak-anak yang kekurangan zat gizi protein. Mereka
memiliki rambut pirang seperti warna rambut jagung. Jika memiliki rambut yang mudah
rontok dan juga mudah dicabut, berarti anak-anak tersebut mengalami kekurangan
zat gizi protein. Jika gizi mereka diperbaiki dan protein mereka cukup, maka
rambut mereka akan kembali normal. Hal ini juga terjadi pada orang dewasa,
yaitu pada mereka yang melakukan diet terlalu ketat. Bahkan ada yang tidak
makan sampai beberapa hari demi menurunkan berat badan mereka. Dengan kata lain
bisa saya katakan, diet semacam ini adalah diet yang keliru.
Diet juga harus memperhatikan zat gizi. Jika tidak, banyak
di luar sana mereka yang melakukan diet selama 2,3 sampai 4 bulan akhirnya
mereka mengalami kebotakan. Rambut rontok dimana-mana.
- Kemudian, yang ketiga adalah karena pengobatan kemoterapi.
Jadi, mereka yang menderita cancer dan harus menjalani
kemoterapi dan menjalani radioterapi akan mengalami kebotakan secara
keseluruhan. Biasanya mereka juga akan mudah mengalami kebotakan pada seluruh
rambut di kepala. Hal ini biasa disebut juga dengan sebutan Anagen Effluvium
atau kebotakan secara menyeluruh. Jadi, rambut yang baru mulai agak tumbuh pun
akan mudah rontok karena terkena efek samping dari radioterapi atau kemoterapi.
- Kemudian yang keempat adalah karena zat-zat kimia.
Mungkin bagi kalangan mereka yang suka atau sering mengecat
rambut sembarangan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan pakar rambut atau
orang yang mengerti tentang cat rambut. Mereka menggunakan bahan cat rambut
yang mengandung bahan kimia berbahaya sehingga rambut mereka mudah rusak, mudah
patah, dan kulit kepala terasa panas.
Untuk sesuatu hal-hal yang demikian, anda juga harus
berkonsultasi pada orang yang harus mengerti tentang cat rambut tersebut. Kemudian
bagi mereka yang suka meluruskan rambut. Dan bagi teman teman yang rambutnya agak
ikal atau keriting dan sedikit bergelombang, mereka ingin meluruskan rambutnya.
Hal ini juga dapat merusak rambut anda jika anda melakukannya terlalu sering.
- Kemudian yang kelima, yaitu bisa juga karena sedang dalam keadaan stress atau tertekan.
Jenis kebotakan seperti ini disebut Alopecia Areata. Jadi,
kebotakan ini disebabkan oleh stress berlebihan. Dan akhirnya menimbulkan
autoimun yang menyerang dirinya sendiri. Jadi, tubuh juga akan menghasilkan
Limfosit T yang dapat menyerang folikel atau akar rambut pada daerah kepala
anda dan bagian tubuh anda yang lain. Jadi, penyakit ini sebenarnya harus
ditangani dengan baik. Dan penanganan yang terbaik adalah mengurangi tingkat
stress anda. Percuma jika anda diberikan obat semahal apapun & sebagus
apapun jika anda masih mengalami stress yang berkepanjangan.
Kemudian, saya juga ingin berpesan kepada orang tua tentang
kasus ini. Bagi anak-anak, terutama yang masih sekolah/yang masih mengikuti
pelajaran di sekolahnya. Banyak orang tua yang menginginkan anaknya mendapatkan
nilai bagus semua. Mendapatkan nilai A semua atau nilai 9 semua. Jika demikian,
anak akan dipaksa terus untuk belajar hal-hal yang tidak mereka sukai. Banyak
anak-anak yang mengalami kebotakan. Jika saat belajar mereka mencabut rambut
mereka, sebenarnya mereka sedang mengalami stress.
Pesan saya untuk orang tua adalah
:
Boleh mendidik atau
mengajar anak anda untuk belajar dengan rajin. Tetapi jangan terlalu
berlebihan. Karena jika terlalu berlebihan, anak akan semakin tertekan. Mungkin
di rapor nilainya bagus, tetapi itu semua karena dia terpaksa belajar, Bukan
karena keinginan mereka. Hal ini dapat berpengaruh terhadap kesehatan mereka.
Salah satunya adalah kebotakan atau disebut Alopecia Areata.
Jadi, itu tadi adalah 5 penyebab yang menyebabkan kerontokan atau
kebotakan.
Kemudian pada pengobatan China, atau Traditional Chinese
Medicine, rambut rontok didasarkan karena menurunnya esensi vital pada ginjal. Jadi
disini saya akan menjelaskan sedikit maksud ginjal di dalam pengobatan China
atau pengobatan TCM.
Ginjal merupakan satu kesatuan sistem organ ginjal dan
sistem reproduksi. Jadi ginjal itu tidak berdiri sendiri. Semoga anda mengerti
yang saya maksud. Mungkin bagi anda para akupunturis mengerti apa yang saya
maksud.
Kemudian, esensi
ginjal ini dapat menurun sebagai akibat penggunaan yang terlalu berlebihan di
masa muda. Contohnya stress yang berkepanjangan, tekanan emosional, kemudian
tekanan fisik. Jadi orang yang berolahraga dengan terpaksa terutama olahraga
berat, justru dapat membuat rambut mereka rontok.
Banyak beberapa dari
mereka yang memeiliki kegiatan yang dibilang fitness maniac akhirnya
menggunakan obat-obatan tertentu, olahraga terlalu berat dan tidak diimbangi
dengan istirahat yang cukup, akhirnya mengalami kebotakan. Hal ini juga harus
mendapatkan perhatian.
Kemudian gaya hidup
yang tidak sehat, termasuk melakukan kehidupan seksual yang berlebihan. Tentunya
mungkin hal ini juga dapat menguras atau mengurangi esensi vital dari ginjal. Ingat, ginjal bukan terdiri dari organ ginjal
saja, tetapi satu kesatuan dengan organ reproduksi anda.
Pada wanita
kekurangan darah yang kekurangan esensi vital selama masa kehamilan dan
menyusui juga dapat mengalami rambut rontok. Itulah sebabnya ibu-ibu, jika setelah memiliki
anak banyak akan mudah mengalami sedikit rambut rontok. Ini banyak terjadi pada
kasus pasien saya. Mereka mengeluh, mengapa kalau habis melahirkan banyak
rambut yang rontok. Jadi saat bangun tidur banyak rambut yang rontok di bantal.
Jadi sobat sehat, itu tadi adalah
5 penyebab rambut rontok.
Saya ulangi lagi, yang pertama adalah perubahan hormon.
Kemudian zat gizi yang buruk, lalu karena penggunaan obat kemoterapi atau
radioterapi. Juga karena zat-zat kimia, kemudian karena stress atau tekanan
berlebihan.
Semoga informasi yang
saya berikan ini dapat menambah wawasan anda.
